RSS

Untaian dari gurunda

29 Apr

Sebab mentari kita bersinar sama

Maka kita tidak berbeda

Karena darah kita sama merah

Maka nurani kita tidak berkata beda

Karena kita datang dari Tuhan yang sama

Maka kemanusiaan kita tidaklah beda

Yakinlah kita di bawah rembulan yang sama

Mentari kita bersinar sama

Maka kita tidak berbeda

Karena darah kita sama merah

Maka nurani kita tidak berkata beda..

 

Catatan:semesta.jpg_480_480_0_64000_0_1_0

Puisi ini dibuat oleh seorang guru yang sangat kagumi di SMA saya, Ibu Widya Grantina. Terus terang, darah saya berdesir ketika beliau mendeklamasikan puisi ini di acara Teacher award di sekolah kami. Sejak itu, puisi ini menjadi salah satu bahan renungan saya dalam beberapa waktu.

Beberapa bagian dari puisi ini ada yang tertinggal. Mudah-mudahan suatu hari nanti ibu membaca posting-an saya ini.. dan berkenan untuk mempublikasikan versi lengkapnya… terutama bagian yang memuat “Ketika air mataku telah bersatu dalam samudera, kau…” sebab ujung dari bait ini yang membuat saya merinding kala itu.

 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada April 29, 2014 in Cerita kecil

 

2 responses to “Untaian dari gurunda

    • R.H.

      Juni 21, 2015 at 4:04 pm

      Thanks ma’am🙂

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: