RSS

Kendo (bag.2)

05 Mei

Ok, berhubung tadi sore saya latihan kendo, jadi kali ini kita akan membahas masalah kendo kembali. Sebelum menjelaskan lebih jauh tentang kendo, ada baiknya bila kita tahu apa itu kendo. Kendo merupakan ilmu bela diri yang berasal dari negeri sakura, negeri matahari terbit, negeri samurai, alias Jepang. Gerakan dan teknik yang digunakan di dalam ilmu Kendo diadopsi dari gerakan dan teknik yang sering digunakan oleh samurai. Perlu saya ingatkan di sini, orang-orang seringkali salah pengertian tentang samurai. Samurai itu bukan nama pedang, tetapi nama orang yang menggunakan pedangnya. Sedangkan pedangnya sendiri disebut katana (mirip nama ‘sesuatu’ ya).  Namun,oleh  karena penggunaan katana ini sangat berbahaya, maka katana ini diganti dengan sinai (baca di Kendo (bag. 1)). Gerakan dasar kendo ada 4 jenis, yakni:

  1. Men, merupakan gerakan sinai yang target serangannya adalah bagian kepala lawan
  2. Kote, merupakan gerakan sinai yang target serangannya adalah tangan lawan
  3. Do, merupakan gerakan sinai yang target serangnnya adalah pinggang lawan
  4. Suki, merupakan gerakan sinai yang target serangannya adalah bagian batang leher. Gerakan ini hanya dapat dilakukan oleh pemain kendo yang sudah handal dan terlatih.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan gerakan ini adalah:

  1. Setiap gerakan dimulai dengan kuda-kuda, yakni posisi badan tegap (tidak membungkuk) dengan kaki kanan ke depan dan kaki kiri di belakangnya (dengan lebar yang wajar)
  2. Angkat sinai ke atas (posisi sinai berada di atas kepala), kemudian kaki kiri maju ke depan (sejajar dengan kaki kanan). Nah, pada saat kaki kiri ini bergerak, sinai dipukulkan ke arah target serangan (men, kote, do, suki)
  3. Gerakan kaki harus cepat dan seperti diseret
  4. Khusus untuk gerakan do, pada saat menyeret kaki kiri dan mengangkat sinai, posisi tangan kiri bertemu dengan tangan kanan
  5. Gerakan sinai yang baik akan membentuk gambaran seperti elips di udara

Tambahan aja, saya baru tahu bahwa harga sebatang sinai yang  biasa saya pakai (di tempat saya latihan, sinai sudah disediakan) harganya mencapai 500.000 rupiah  dan bajunya satu set (hakama dan kendogi aja) harganya kira-kira 350.000 rupiah. Waw.. mahal ya.. kami tadi disarankan untuk memilikinya, bila ada yang berminat untuk membelikan saya, saya akan sangat senang menerimanya (silahkan isi komentar di bawah ini *loh?* hha :D).

Ket: gambar hakama (celana) dan kendogi (baju)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Mei 5, 2010 in Hobi, Jepang

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: