RSS

Abi, si Anak Gaul

18 Jan

Bismillah…
Sering kali ketika kita sudah lama tidak membuat suatu tulisan, kita sering blank, ga tau mau nulis apaan. Ni nih contohnya diri saya sendiri *noyor-noyor kepala sendiri*. Udah berapa bulan ga meng-update tulisan di blog ini *penulis macam apa kamu, nak*, otak udah jadi buntu, jadi bukan jalan aja yang buntu *he * So, untuk meresmikan jalan buntu itu.. eh.. bukan.. maksudnya untuk mencairkan kembali otak yang buntu itu, saya akhirnya coba-coba untuk nulis kembali *jyaahhh nulis pake coba-coba*.
Kali ini saya mau berbagi cerita, langsung aja ya…
Alkisah di suatu kota metropolitan hiduplah seorang anak bernama Abi. Sebagai seorang anak perantauan, Abi tinggal di sebuah kos-kosan yang ga jauh dari lokasi kampus tempat di mana ia menuntut ilmu. Kos-kosan yang ditempatinya milik sebuah keluarga yang harmonis dan sejahtera. Mereka terdiri atas seorang ayah, ibu, 2 orang anak, pembantunya, dan seorang kakek yang usianya sudah terbilang sangat tua untuk masyarakat modern… 83 tahun boo.
Pada awalnya, Abi merasakan kejenuhan di lingkungan kos-kosannya itu. Betapa tidak, teman-teman kosannya semua rata-rata ga ada yang seide dengan dirinya. Loh, kok bisa? Apa Abi anak jahat? Atau mungkin dia tidak hapal undang-undang dan tidak rajin menabung? *ada yang bisa kasih tahu apa hubungan antara hapalan undang-undang dan menabung dengan semua ini?* Bukan.. bukan itu alasannya. Jadi, kenapa? Mari kita tanya si Abi. Abi, coba jelasin dulu alasannya ke para pembaca…
Abi berkata, “Jadi, waktu itu….”
Teman-teman Abi : “Woi, Bi! Lagi ngelamunin apa sih, serius amat tuh kayanya?
Abi : “Aku bingung, nih..”
Teman-teman Abi : “ Bingung kenape? Ceritain dong ke kita!”
Abi : “Aku bingung tentang apa yang disebut orang sebagai ‘anak gaul’”
Teman-teman Abi: “Jyaahh.. itu kan gampang banget, Bi. Anak gaul adalah anak yang mengikuti trend masa kini.”
Abi : “Serius? Terus yang bikin trend itu siapa?”
Teman-teman Abi : “Ya.. agak-agak gak jelas sih.. tapi klo dipikir-pikir.. biasanya trend itu bermula dari kebiasaan satu orang yang dianggap gimanaaaaa… gituh.. terus menular dari satu orang ke orang lain sampe akhirnya itu menjadi suatu kebiasaan bagi masyarakat terutama para anak-anak muda, kayak kita-kita ini”
Abi: “Terus menurut kalian apa keuntungan dari mengikuti trend?”
Teman-teman Abi: “Ya.. biar dianggap gaul lah, Bi. Ga dikatain katrok, kuno, dkk.”
Abi: “Coba kalian jujur deh. Renungkan ini dengan hati yang tenang dan pikiran yang sehat; apa kalian sudah merasa benar-benar diuntungkan dengan mengikuti trend yang ada? Ok, mungkin kalian merasa puas dengan apa yang sudah kalian kerjakan, tapi gimana dengan Allah? Apa Allah udah puas dengan apa yang kita kerjakan? Ini cuma masalah trend kan? Kalo gitu, kenapa kita ga membuat baca Al-Qur’an, sholat berjama’ah di Masjid, berinfak, dan amalan-amalan lainnya menjadi trend. Bukannya katanya tadi trend itu bisa dimulai oleh satu orang lalu menular ke orang lain?
Teman-teman Abi: ….

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 18, 2011 in Cerita kecil, Islam

 

One response to “Abi, si Anak Gaul

  1. anang nurcahyo

    Januari 23, 2011 at 2:46 am

    kisah menarik. trima kasih banyak

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: